Doa-Doa Pelipur Jiwa


Riwayat Kelu Lelaki Pilihan

“Rabbisyrah lii shadrii, wa yassir lii amrii, wahlul ’uqdatam mil lisaanii, yafqahuu qaulii” [Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku. Dan mudahkanlah urusanku. Dan lepaskanlah kekakuan lidahku supaya mereka mengerti perkataanku.] (QS. Thaha (20) : 25-30) 

Pada suatu waktu ia kelu. Pada suatu momen ia membisu. Sebongkah suntuk bertahta di batinnya. Semuanya soal handicap fisik yang menjelaga di hatinya sejak balita. Pada saya, Ahmad, kawan karib saya yang sebentar lagi akan menikah itu, kerapkali menzikir-zikir ketidaksempurnaan yang melekat di lidahnya: “A…a….aa…ne  ka…ka..dang  frus…rus..tasi  mi…mi…kiriiiiin  kon…kon..disi  ga….ga…..gap a….aa….a..ne i.. i….ni!” 

Selayak gerowong hitam, risau dan rasa gelap itu menjalar di tiap kata yang diucapkanya. Ia memang tidak menitikkan air mata. Tapi, air mukanya begitu jelas melukiskan pilu dan jiwa yang getas. (more…)

Dan Kita Mengembara, Menuju Rumah-Nya
Bismillaahi majraahaa wa mursahaa inna rabbi laghafuurur rahiim (Dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuh . Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) [QS. Huud (11): 41]

Dan luka selalu menyimpan sesuatu yang menyesakkan jiwa. Raida, ibu muda beranak satu, tetangga kontrakan saya, meneguhkan ihwal itu di suatu sore. Semula saya tidak berminat mendengar keluhannya (maklum, saat itu, perhatian saya lebih tersedot oleh berita kecelakaan kapal laut KM Levina yang disiar satu televisi swasta), tapi ia terlanjur bercerita:
(more…)

Satu Doa Ketika Gelisah Meruyak

 Hasbunallah wani’mal wakil[Cukuplah Allah sebagai penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik tempat bersandarQS. Ali ‘Imran (3): 173           

  April kelabu di musim tak tentu. Bukankah panas yang terik dan hujan yang deras seringkali bertukar kulit dalam sehari di beberapa bulan terakhir ini? Pun kabar mala dan petaka di hidup keseharian kita. Semua kian akrab di telinga. Tapi April,  bulan ketika saya menuliskan kolom ini, segala ketidakmentuan itu kian berkelindan bagi beberapa persona yang dilanda musibah, yang dirundung gelisah. (more…)

« Previous PageNext Page »